KENAPA GOTRADE GA DIAWASI OJK? | PERJALANAN 100 MILIAR EP 2
Gimana kalau Gotrade tutup? Gimana nasib uang kita
sebagai investor di sana? Hai kabar baik di sini
semoga di sana juga ya! Balik lagi di series baru aku
namanya perjalanan 100Miliar. Di sini aku akan mendokumentasikan
proses aku nabung Saham US selama 20 tahun, sampai mencapai Rp100 Miliar Setelah aku upload video pertama di sini
banyak banget pertanyaan yang masuk. Tapi yang paling sering adalah nanyain
tentang perpajakan dan juga legalitasnya. Kalian kaya ngomong… "Kak yakin mau nabung 20 tahun di sini,
emang yakin apps nya bakal masih ada?" Itu dia yang bakal aku bahas di video ini. Sebelumnya aku mau update
dulu portfolio aku di Januari 2022 Seperti yang aku bilang sebelumnya, setiap
bulan aku akan usahain untuk top up $5.000.
Dan aku akan praktekin cara belinya Okay kita coba beli, tapi by the way… market US itu bukanya malam jadi mulai dari 21.30-04.00 WIB. Karena kita sama US selisih 12 jam. Kita jam 9 malam di situ jam 9 pagi. Jadi misalnya kita input
saat siang gini ordernya akan ke-pending. Nanti, pas marketnya udah open di jam 21.30 WIB dia baru akan ter-eksekusi. Kalau misal kita input order
di hari Sabtu sama Minggu. itu kan juga libur
sama kaya market Indonesia. Jadi baru akan di eksekusi pas hari kerja. Selain itu sepanjang 1 bulan ini
sejak Desember-Januari video ini dibuat memang pasar saham US kurang bagus Kalau kita lihat indeks S&P 500 dan juga NASDAQ100 turunnya cukup dalam juga dalam 1 bulan ini. NASDAQ100 turun
lebih dalam, karena isinya adalah TOP 100 saham non-financial. Mostly, isinya adalah saham-saham teknologi.
Kaya Apple, Microsoft, Amazon, Tesla. Kalian juga bisa lihat isi dari
indeks S&P 500 dan NASDAQ100 di sini… nanti aku taruh lengkapnya di link
yang ada di description box di bawah. Saham-saham teknologi dan Grow Stocks belakangan ini rontok dalam banget. gak lain dan gak bukan karena
inflasi di US yang naiknya makin tinggi. di Desember kemarin bahkan sampai 7%. Kalau inflasinya semakin naik,
suku bunga bakal makin cepet dinaikin. Terakhir, kabarnya sih tahun ini
bakal ada 3x kenaikan suku bunga dari bank central Amerika dan pasti bakal
diikutin oleh bank sentral di seluruh dunia dan bakal dimulai Maret 2022 ini. Mungkin dari kalian
masih ada yang bingung… apa sih kak hubungannya inflasi, suku bunga,
dan penurunan saham" teknologi? Basically, suku bunga yang
naik atau kebijakan tapering atau quantitative tightening, itu gak bagus
untuk asset yang beresiko tinggi seperti saham dan juga Crypto.
Kita juga udah lihat pasar crypto
turun dalam juga belakangan ini di Januari hal tersebut juga
terjadi di saham terutama… di sektor teknologi yang
emang masih merugi. Buat yang mau tau lebih lanjut
aku udah pernah jelasin lebih detail tentang hubungan suku bunga dan
juga saham teknologi di video yang ini. makanya kalau kita lihat
portfolioku juga kurang bagus dan saham" teknologi yang
masih rugi, turunnya juga cukup dalam.
Aku sendiri memilih untuk average down
karena view aku long term sampai 20 tahun. dan short term apalagi selama
pandemi yang gak tau ujungnya gimana sepertinya agak susah
untuk mencari sektor yang growthnya lumayan bagus
selain sektor teknologi. Selain saham" ini sebenarnya aku
memantau saham non-teknologi seperti… Berkshire Hathaway-nya
Warren Buffett dan juga investment bank yang
namanya Goldman Sachs. Bahkan, ada juga
data menarik kemarin pas pandemi… Cathie Wood dan Ark Invest sangat terkenal
returnnya tinggi banget karena Tesla. Sekarang udah agak turun dan… Berkshire Hathway-nya Warren Buffett… udah sama nih returnnya
dengan Ark Invest-nya Cathie Wood kalau dihitung sejak pandemi dimulai. Kalian semua juga
bisa beli saham" US ini…
Di aplikasinya Gotrade yang
sedang aku praktekin sekarang. Kalian bisa buka account
dengan kode aku untuk dapet $2 gratis! Jadi, kalian bisa invest saham US tanpa modal. Di Gotrade ini kita bisa beli saham US,
hanya dari $1 aja atau Rp14.000. Kalau kalian mau top up atau tambahin lagi modalnya hanya dari $10 atau Rp140.000 aja. Itu dia update portfolioku selama 1 bulan terakhir. Sekarang, aku mau bahas legalitas
dari platform yang aku pakai which is Gotrade. untuk menjawab beberapa pertanyaan ini aku udah tanyain confirm langsung
ke Gotrade-nya dan… juga ke beberapa orang di pemerintahan
yang terkait dengan issue ini. Pertanyaan yang paling sering adalah… Kenapa Gotrade gak diawasi oleh
OJK atau pemerintah Indonesia? Jawaban dari Gotrade dan
juga orang di bursa efek Indonesia adalah Karena OJK tidak mau
meregulasi perusahaan di luar Indonesia.

Jadi bukannya Gotrade yang gak mau… tapi, OJK-nya yang
belum mau meregulasi hal ini. Kemudian, ada juga yang nanya… Kenapa beli saham US
di Pluang itu diawasi oleh BAPPEBTI? Ini karena produk
saham indeks US di Pluang… itu bentuknya Micro E-Mini Futures
alias kontrak berjangka. sedangkan yang di Gotrade adalah saham. Tapi sebenarnya gak ada masalah,
gak terlalu ada bedanya. Ini cuma masalah preferensi aja. Next question… Jadi Gotrade ini diawasi siapa dan gimana? Jadi, ketika kita buka account di Gotrade
kita sebenarnya buka account di 3 tempat. Pertama di Alpaca Securities US Kedua di TR8 Securities… yang udah berubah nama
jadi Gotrade Securities. Ketiga di perusahaan
remittance yang namanya Rapyd Kemudian aku sempet nanya sama mereka… Kenapa Gotrade harus partner sama Alpaca? Apa sih yang spesial dari Alpaca? Jawabannya adalah… Simply karena Alpaca Securities
itu gak charge biaya transaksi. Dan dia memperbolehkan partnernya untuk beli saham dalam bentuk fractional shares.
Bisa beli 0,000 sekian saham
gak mesti satu lembar. Itulah kenapa di Gotrade
gak ada biaya transaksi dan… kita bisa beli saham mulai dari $1 aja. bayangin kalau kita beli
saham US minimal 1 lembar… Tesla aja 1 lembarnya $1000-an, Rp14 Juta Itu kan mahal banget… Alpaca bisa seperti ini karena
emang dia mau jadi backendnya aja yang main di layar belakang,
yang nyediain sistemnya aja. Jadi, dia butuh nih yang kaya Gotrade… sebagai introducing broker
yang jadi tampilan depannya. Account ketiga yang kita buka
ketika register di Gotrade namanya Rapyd. Ini adalah perusahaan remittance global… yang ngebantu kita untuk
transfer dana secara instan dari market manapun,
mau di Indonesia, Malaysia, Singapore ke broker US. Kemudian Gotrade Securities
yang lokasinya di Malaysia… Juga diawasi oleh OJK-nya Malaysia. Namanya adalah Labuan Financial Services Authority. Kalian bisa cek datanya di sini. Sedangkan Alpaca Securities yang
ada di US juga diawasi oleh FINRA dan SEC kita juga bisa lihat datanya di sini. FINRA atau kepanjangannya
Financial Industry Regulatory Authority) fungsinya untuk handle
dan ngurus license sekuritas. mungkin bentuknya kaya
bursa efek kalau di Indonesia. sedangkan SEC itu kaya OJK-nya US.
Ini adalah badan pemerintah
yang berfungsi melindungi investor dan dia juga mengawasi FINRA. Pertanyaan selanjutnya adalah… Gimana kalau Gotrade tutup?
Gimana nasib uang kita sebagai investor di sana? Jadi ini sama dengan
kalau kita invest saham di Indonesia. Ketika kita beli saham
lewat suatu sekuritas misalnya… uang kita gak dipegang sama
Gotrade atau Alpaca sebagai sekuritasnya. Tapi uang kita ditaruh… Di RDN (Rekening Dana Nasabah) di bank kustodian. Misal kita invest saham lewat Ajaib… itu kan bank kustodiannya adalah Bank Permata. Sedangkan kalau kita
invest saham di Gotrade. Bank kustodiannya namanya BMO Harris Bank. Ini termasuk top 20 bank terbesar di US… market cap atau nilai perusahaannya
sebesar $64 miliar atau Rp900 triliun. Ini setara dengan BCA. BMO Harris Bank ini juga terdaftar
di FDIC (Federal Deposit Insurance Corporation) yang menjamin uang kita
sampai $250K atau setara dengan Rp4 Miliar. Kita bisa cek lebih lengkap informasi
tentang BMO Harris Bank di website berikut. Kalau misal Gotrade bangkrut tenang aja… uang kita bakal aman di
BMO Harris Bank sebagai bank kustodiannya. Amit" pas Gotrade bangkrut
nanti kita akan dapat e-mail yang akan menghubungkan
kita dengan Alpaca Securities.
Disana kita bisa milih
untuk mau tarik uang kita atau mau pindahin
uang kita ke broker lain yang bekerja sama juga dengan Alpaca. Alpaca Securities ini terdaftar juga di SIPC Securities Investor Protection Corporation atau kaya LPS kalau di Indonesia. Dia menjamin uang kita sampai $500K atau Rp7.5 miliar. Kalian juga bisa cek lebih detail
tentang Alpaca dan SIPC ini di website ini Itu dia bibit, bebet, bobot
tentang legalitas Gotrade. yang aku cari tau dari berbagai pihak. Selain legalitas banyak juga
yang nanya tentang… Gimana cara ngelapor pajak saham US? Untuk menjawab pertanyaan ini aku nanya
ke Gotrade dan ke konsultan pajak aku. jawabannya ada dua ya… kalau dari Gotrade dia bilang, Alpaca Securities akan mengirimkan kita formulir nama formulirnya W8-BEN kalau dicari di Google bentuknya seperti ini. Katanya, formulir ini emang
untuk pelaporan pajak di setiap negara.
Tapi, Gotrade sendiri juga gak tau kapan Alpaca akan ngirimin formulir ini
ke kita" sebagai investor di Gotrade. Itu adalah jawaban dari Gotrade, kemudian
aku juga nanya nih ke konsultan pajak aku jawabannya memang agak beda ya… Jadi beliau bilang, investasi di luar negeri… bakal kena PPh pribadi yang progresif 5-35% kalau accountnya atas nama pribadi kita. Karena kalau atas nama perusahaan
bakal beda lagi pajaknya Tapi, pajaknya itu terhitung dari
keuntungan kita saat kita jual. Jadi nanti kita lapor
manual di SPT kita tambahin… harga belinya berapa, harga jualnya berapa… selisih keuntungannya itu
yang bakal kena pajak berlapis. Kalau kita gak jual atau jual rugi seharusnya belom dikenai pajak. mungkin kita tetep perlu lapor,
tapi kita gak akan ada pajak terhutang. Tapi jujur, ini baru aku ngobrol dengan Gotrade dan
konsultan pajak aku aja.
Aku sendiri belom praktekin… mungkin ntar pas lapor SPT tahunan di bulan Maret. di situ aku bakal dokumentasikan
dan update juga ke kalian. Mungkin sampai situ aja dulu
video ini kayanya udah terlalu panjang. Semoga bermanfaat dan bisa
menjawab pertanyaan" kalian. Kalau masih ada hal"
yang kalian bingungin atau pertanyaan yang mau
dititipin tulis aja di komen ya! Aku akan coba bahas di
perjalanan 100 Miliar yang selanjutnya. Thank you for watching
semoga bermanfaat. See you di video yang lain
bye-bye!.