Cara Membaca Candlestick | Pemula Wajib Nonton! | Kelas Trading Si Koko Saham Hari Ke-6

Apa itu Candlestick? Dan bagaimana cara membaca Candlestick? Pastikan kamu nonton sampai habis biar kamu gak cuma bisa baca huruf saja, tapi kalian juga bisa baca grafik. Let’s go! Alright! Halo Smart Traders, apa kabar? Balik lagi sama gua Andy Senjaya. Dan selamat datang di Kelas Trading Si Koko Saham Hari ke-6. Nah di hari pertama sampai hari kelima, kita udah belajar banyak tentang apa itu saham, bagaimana cara membeli saham, dan juga kita mengenal risiko dalam trading saham. Nah jadi buat kalian yang belum sempet hadir di Kelas Trading Si Koko Saham hari pertama sampai kelima, make sure kalian hadir terlebih dahulu biar kalian dapat ilmu dari 0. Nah akhirnya seperti yang kalian tunggu-tunggu, kita akan masuk ke basic dari Teknikal Analisis di Kelas Trading Hari Ke-6 ini. Nah biasanya, para Teknikal Analis itu di depan komputer mereka itu melihat yang namanya grafik. Nah jadi hari ini kita akan belajar gimana caranya membaca grafik dengan Candlestick. Jadi kalau kalian udah tahu arahnya bakal ke mana kira-kira pastinya kalau kalian beli dan harganya ternyata naik, kalian bisa mendapatkan cuan! Jadi buat kalian yang masih belum mengerti sama sekali tentang membaca grafik, pastikan kalian tonton sampai habis dan saya jamin kalian bisa membaca grafik dengan smart.

Oke tapi sebelum kita mulai, seperti biasa saya mau ajak teman-teman semua untuk subscribe dulu di channel ini buat yang belum subscribe, bantu saya untuk mengembangkan channel ini agar dapat bermanfaat untuk masyarakat Indonesia. Dengan kalian berlangganan channel ini, saya akan bantu kalian untuk menjadi Smart Traders, dan pastinya langganan ini gratis! Jangan lupa nyalakan juga loncengnya biar kalian nggak lupa atau ketinggalan kelas-kelas trading selanjutnya dari saya. Oke thank you semua untuk support kalian dan langsung kita akan mulai kelas hari ini! Oke, jadi hari ini saya akan menjelaskan materi tentang candlestick ini dengan pelan-pelan aja biar kalian semua bisa mengerti
bagaimana proses pembentukan Candlestick ini, dan apa saja yang kita bisa baca dari Candlestick tersebut. Nah jadi di depan kalian ini sudah ada sebuah grafik saham BBCA, dan ini yang kalian lihat itu jenis chartnya adalah Candlestick Chart. Jadi sebenarnya ada macam-macam jenis Candlestick Chart teman-teman. Disini kalau kalian lihat di atas sini itu ada yang tipe nya Bar Chart, nah nanti dia akan seperti ini, kemudian ada juga Candlestick seperti yang tadi kita lihat, kemudian biasanya yang paling umum dan paling simple adalah Line Chart teman-teman, seperti ini. Nah sebenarnya kalau kalian perhatiin teman-teman banyak para Teknikal Analis itu atau para Trader itu menggunakan Candlestick Chart gitu bukan yang lain.

Nah alasannya kenapa teman-teman? Jadi kalau kita bandingin Candlestick Chart dengan Line Chart, nah seperti ini, itu Line Chart itu sebenarnya memang terlihat lebih simple, tapi informasi yang didapatkan di Candlestick Chart itu jauh lebih banyak. Jadi kalau Line Chart ini, penentuan titik-titik nya itu hanya dari harga penutupan saja. Jadi kalau misalkan kita lihat nih sekarang di Candlestick Chart, nah kalian bisa lihat di sini teman-teman saya pakai ini, nah di sini ada sebuah ekor ya, di sini ada sebuah garis keatas. Tapi kalau kalian ganti di Line Chart, nah itu tuh gak kelihatan teman-teman. Nah nanti kita akan belajar apa sih maksud dari ekor tersebut ya, dan kenapa di Candlestick itu ada sampai garis ke atas sedangkan di Line Chart itu nggak ada. Oke teman-teman jadi saya mau memberikan informasi terlebih dahulu tentang Candlestick itu sendiri. Nah di layar ini kita bisa lihat ada dua candle ya teman-teman. Ini namanya Candlestick, dan yang satu warnanya hijau yang satu warnanya merah. Nah ini apa perbedaannya? Nah jadi yang warna hijau ini artinya pembentukan Candlestick nya dari awal sampai akhir nya itu ternyata naik.

Sedangkan yang warna merah sebaliknya, jadi harga awalnya itu malah turun ke bawah. Jadi walaupun sama ini model Candlestick nya atau bentuk Candlestick nya, tapi dia memiliki arti yang berbeda gitu. Nah kalau kalian lihat di sini ada 4 informasi yang bisa kita ambil dari sebuah Candlestick tersebut. Yang pertama ada open. Open ini adalah harga pembukaan teman-teman. Jadi ketika harga mulai bergerak dia mulainya dari titik ini, dari Rp. 8.850han kemudian nanti dia naik bisa turun juga. Nah di sini ada dua informasi penting teman-teman. Di ujung-ujungnya tersebut ada Low, kemudian ada High. Nah ini yang Low ini adalah harga paling rendah yang pernah dibentuk oleh Candlestick tersebut. Sedangkan High nya ini adalah harga yang paling tinggi yang pernah dibentuk oleh Candlestick tersebut. Nanti kita akan coba pelajari gimana cara proses pembentukan Candlestick ini, dan ini closenya ini adalah titik akhir di mana Candlestick tersebut terbentuk. Oke jadi 1 Candlestick ini memproyeksikan pergerakan harga dalam 1 periode tertentu. Maksud dari periode tertentu itu apa? Kalau kalian lihat di atas ini teman-teman, ini ada 5 menit, 15 menit, 1 jam, 4 jam, daily, weekly, monthly.

Jadi 1 Candlestick ini kalau kita bukanya di timeframe daily, artinya 1 Candlestick melambangkan pergerakan harga selama 1 hari. Dan kalau misalkan 1 jam, itu melambangkan 1 Candlestick nya itu adalah pergerakan harga dalam 1 jam dan seterusnya sampai weekly dan monthly juga demikian. Nah oke, sekarang kita mau mencoba untuk menggambarkan proses dari pembentukan Candlestick tersebut. Ini akan saya kasih contoh ibaratnya kita mulai perdagangan hari ini. Misalkan dia sempat naik dulu ke atas kemudian dia turun ke bawah, oke ini harganya bergerak dalam satu hari, kemudian sempat naik lagi ke atas, akhirnya sampai sini. Nah ini adalah contoh pergerakan dalam satu periode.

Nah kalau misalkan disimpulkan dalam Candlestick satu hari, nah itu akan seperti ini teman-teman. Saya akan gambarkan dan ilustrasikan biar kalian semua bisa mengerti. Oke kita pakai tools rectangle ini. Kemudian harga pembukaan nya itu di Rp. 1.600 di sini ya teman-teman. Oke kita coba gambarin. Jadi di awal perdagangan itu dia sempat naik ke atas, oke, dia sempat naik ke atas, kemudian dia turun ke bawah. Nah teman-teman, ketika dia turun ke bawah, harganya itu di bawah harga Open, itu nanti Candlenya pasti berubah menjadi warna merah, jadi ini harusnya warna merah tapi saya biar cepet aja saya tetap di hijau. Nah kemudian ini turun ke bawah, sempat naik dikit, kemudian turun lagi ke bawah sini. Nah udah gitu nggak pernah ke bawah lagi, dia naik, ke bawah, terus naik ke atas. Nah ketika dia crossing lagi ke atas harga Open, dia nanti akan berubah lagi dari warna merah menjadi warna hijau temen-temen.

Kemudian nanti naik lagi ke atas, ke bawah, kemudian naik lagi ke atas, oke dan closenya di mana? Harga terakhirnya di mana? Nah harga terakhirnya di sini. Jadi ini biasa kita sebut sebagai Body Candle teman-teman seperti ini. Nah ini adalah dari awal Open Price nya di Rp.1.600 kemudian Close Price nya di Rp.1.760. Dan ini warnanya akan menjadi hijau karena dia harganya naik ke atas, tapi di samping itu nanti akan terbentuk sebuah garis teman-teman di tengah-tengahnya itu. Nah jadi kan sebelumnya tadi itu dia pernah sampai ke paling bawah sini ya, di harga sekitar Rp.1.485. Ini saya ganti warna hijau terlebih dahulu. Jadi nanti ada sebuah garis gitu yang melintang ke bawah sampai titik paling bawah sini. Nah dan ada juga garis yang ke atas sampai ke atas High yang ada di sini teman-teman. Nah nanti yang akan terbentuk adalah Candlestick nya seperti ini dalam satu hari. Nah biasanya teman-teman yang panjang-panjang ini kita sebut dengan Wick atau Shadow dalam bahasa Inggris. Tapi kalau biasanya trader-trader di Indonesia itu sebutnya ini ekornya gitu ya.

Nah ini adalah proses pembentukan sebuah Candlestick, dan biasanya di dalam pasar modal ini kita cenderung melihat Candlestick di timeframe daily teman-teman. Nah oke sekarang kalian sudah mengerti kan bagaimana sebuah Candlestick ini akhirnya terbentuk. Nah kemudian saya ada contoh lagi nih teman-teman. Ini ada 5 Candlestick di depan kalian, dan di sini mempresentasikan Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat. Ini adalah 5 Candlestick dalam satu minggu. Nah tadi di awal saya sudah sempat singgung tentang timeframe teman-teman. Yang ini kan daily ya, satu hari terbentuk hari Senin itu 1 candle, hari Selasa 1 candle dan seterusnya. Tapi kalau di Candle Weekly, itu nanti akan berbeda teman-teman. Nah ini saya coba kasih lihat terlebih dahulu ya sama teman-teman, ini kalau kita ganti, nah ini kan timeframe nya daily, nah kalau kita ganti ke timeframe weekly, nanti chartnya akan berbeda temen-temen.

Kita coba ganti ke weekly dulu ya. Nah ini akan berbeda teman-teman chartnya dari yang sebelumnya. Oleh karena itu biar teman-teman gak bingung, saya akan coba membahas bagaimana caranya Candlestick yang lebih besar itu terbentuk gitu ya. Oke jadi ini ada contoh ya. Dari Senin sampai Jumat, kita akan coba gambarkan Candlestick nya seperti apa. Nah di hari Senin ini kira-kira di mana teman-teman harga pembukaannya? Apakah di bawah sini atau di atas sini? Nah kalau kalian sudah mengerti, harusnya kalian sudah bisa menebak bahwa harga pembukaannya itu ada di atas, karena dia Candlestick nya berwarna merah, pastinya harga penutupannya itu pasti ada di bawah.

Jadi kita akan mulai di sini ya teman-teman, di harga sekitar Rp.1.000. Oke, kita mulai! Ini yang mau kita gambarkan adalah Candlestick Weekly. Nah ini perdagangan hari Senin Candlestick nya turun, dan ini harusnya warnanya merah. Oh sebelumnya, dia sempat naik dulu mungkin, kemudian membentuk ekor ke bawah, nah kemudian ke bawah, nah ini sudah terbentuk 1 Candle Daily teman-teman. Tapi karena ini kita sedang menggambar proses pembentukan Candle Weekly, jadi walaupun perdagangannya sudah selesai hari itu, Candlenya masih akan terus berjalan di hari esoknya gitu ya. Di hari Selasa nya kita lihat Candlestick nya itu naik ke atas teman-teman. Oleh karena itu di sini Candlestick nya akan naik ke atas, dia akan lanjut lagi di hari Selasa, jadi masih belum komplit gitu ya terbentuknya.

Nah di sini dia akan naik ke atas sampai sini, nanti di bawahnya dia akan meninggalkan yang namanya Wick seperti ini teman-teman. Nah tapi ini masih jalan ya teman-teman. Now oke, kita lanjutin lagi, ini setelah dia naik ke atas kemudian ke bawah dan hari Rabu nya dia ke bawah lagi sampai titik ini, kemudian dia sempat naik ke atas dan ternyata closenya di bawah sini teman-teman ya. Nah sempat close nya disini. Kemudian dia lanjut lagi di hari Kamis dia sempat naik ke atas, closenya di sini, dan kemudian di hari Jumat dia sempat ke bawah dulu kemudian naik ke atas misalkan dan turun lagi ke sini, Closing nya di sini ya. Nah nanti Candlestick nya akan terbentuk seperti ini. Nah ini adalah ekor atasnya atau Shadow yang paling atas, jadi di sini adalah High nya.

Nah nanti akan terbentuk 1 Candle Weekly seperti ini, jadi kalau kalian mau tahu pergerakan satu minggu itu seperti apa biar lebih detail, kalian ganti ke timeframe daily biar tahu per harinya itu pergerakannya seperti apa jadi lebih detail. Jadi biasanya itu kalau kalian mau mendapat lebih banyak informasi dan mau lebih detail, kalian pakai timeframe yang lebih kecil buat melihat pergerakan harga. Nah akhirnya ini merupakan satu Weekly Candle seperti ini teman-teman. Nah jadi sekarang kalian udah gak bingung lagi kan gimana caranya membaca sebuah Candlestick. Nah sekarang kita akan coba praktekkan dan baca sebuah chart BBCA. Nah kita buka dulu grafiknya, nah ini adalah grafik yang tadi, oke nah jadi kita sekarang bisa mengerti ini teman-teman. Jadi kalau kita perhatikan sebuah Candlestick yang ini teman-teman ya, nah misalkan kita mau bahas Candlestick yang panjang ini nih. Nah disini kita bisa tahu informasi tentang ekor yang panjang ini, itu merupakan harga paling tinggi nya. Jadi dalam perdagangan 1 hari ini dia sempat menyentuh angka Rp.30.500san di sini teman-teman.

Nah Low nya dimana? Low nya di sini teman-teman di ujung Shadow paling bawah di harga Rp.27.875. Dan Open nya itu di sini teman-teman ya. Di atas di Rp.28.650 dan closenya di bawah sini. Nah disini kita melihat ternyata harganya tadi sempat ke Rp.30.550 dan ternyata dibanting lagi ke bawah, jadi kalau kita bisa membaca Candlestick ini, wah kita tahu ini kayaknya ada Rejection nih atau ada seller yang lebih dominan di atas.

Nah kalau kita ganti dari Candlestick ke Line Chart, itu tuh informasinya gak akan sekomplit ini. Jadi kalau kalian lihat ini cuma satu doang teman-teman, cuma satu doang yaitu titik closing nya di mana. Nah close nya kan di sini, jadi cuma disitu aja teman-teman, kurang akurat. Jadi itulah kenapa kita wajib mengerti sebagai Teknikal Analisis itu membaca grafik dengan menggunakan Candlestick. Semoga kalian semua yang mengikuti kelas trading hari ini, kalian bisa membaca dan mulai menganalisis sebuah pergerakan harga.

Nah kalau kalian mau belajar silahkan kalian bisa ke “www.tradingview.com” di sana kalian bisa buka beberapa saham Indonesia dan mereka sudah langsung menyediakan chartnya seperti apa. Atau kalian juga bisa buka nanti RTI Business teman-teman, biar kalian bisa melihat chart nya seperti apa. Nah itu dia Kelas Trading Si Koko Saham Hari Ke-6. Terima kasih buat kalian semua yang sudah hadir, dan nanti di next kelas trading, kita akan membahas lebih dalam lagi tentang ilmu Teknikal Analisis. Nanti kita akan belajar tentang Trend Analysis, kemudian juga Support Resistance, Chart Pattern, Candlestick Pattern, lanjutan dari yang ini dan lain-lain sebagainya. Yang pastinya kalau kalian sudah menguasai ilmu ini, kalian akan lebih jago lagi buat dapat cuan di pasar modal. Oke kalau kalian ada pertanyaan seputar kelas trading hari ini, silahkan kalian tuliskan pertanyaan kalian di kolom komentar di bawah, biar saya bisa bantu jawab kebingungan kalian semua! Kita ketemu lagi di Kelas Trading Si Koko Saham Hari ke-7! Buat kalian yang belum follow instagram saya, silahkan kalian follow di @andysenjaya karena setiap harinya saya rutin memposting informasi dan edukasi seputar saham.

Kalian bisa belajar dari sana, dan kalau kalian penasaran dengan journal trading saya, silahkan kalian join di channel Telegram saya. Link nya akan saya taruh di deskripsi di bawah. Saya mau ajak kalian untuk klik tombol like nya, subscribe dan juga share ke temen-temen yang lainnya biar mereka bisa juga belajar dan trading saham di Kelas Trading kita hari ini. Saya sangat mengapresiasi support dari kalian agar channel ini bisa terus berkembang kedepannya untuk masyarakat Indonesia. Dan buat kalian yang belum sempat hadir di Kelas Trading Si Koko Saham Hari Ke-5, silahkan curi ilmunya dan video nya ada di sebelah sini! Akhir kata, terima kasih untuk kalian semua yang sudah nonton video ini dan semoga bermanfaat! Nama saya Andy Senjaya! Be a Smart Trader! Salam Cuan! Ciao!