INVESTASI P2P LENDING DARI NOL
Hai, kabar baik di sini semoga disana juga ya! Kalau sebelumnya aku udah
bikin series investasi dari 0 Kayak investasi saham dari 0,
investasi reksadana dari 0 bahkan investasi crypto dari 0 tapi… kayaknya kurang afdol nih
kalo aku belom bikin Investasi P2P Lending dari 0 Padahal portfolio asset aku
lumayan gede di situ sekitar 30% So, ya here it is. Kira-kira disini ada yang belom pernah
denger atau tau soal P2P Lending gak sih? Well basically, P2P Lending itu
pinjam meminjam berbasis teknologi Ada satu pihak yang kelebihan uang… makanya dia kasih
pinjaman atau disebut Lender ada pihak lain yang
kekurangan uang makanya dia minjem. namanya borrower. Nah, P2P Lending yah ditengah-tengahnya
untuk ngehubungin kedua orang ini. Konsepnya tuh sama persis kaya bank tapi kalo bank kan kasih
orang yang kelebihan uang ini bunga deposito sekitar 6% kan pertahun sedangkan ke orang yang kekurangan
uang atau borrower atau peminjam ini dia kasih bunga pinjaman 8-30%. Lumayan kan selisihnya, itulah yang
menjadi keuntungannya si bank. Nah sekarang mau di disrupt
nih sama P2P Lending sebenernya gak di disrupt juga sih karena…
Mereka kadang tuh marketnya beda. Di video ini aku akan bahas
dari sisi orang yang kelebihan uang atau sisi investor, atau kalau
P2P Lending orang bilangnya lender yah. Kita sebagai Lender akan dapat keuntungan dari fix return dari bunga yang dibayar sekitar 8-30% per tahun
tergantung dengan resikonya Resiko paling besar dari
P2P Lending adalah gagal bayar alias uangnya tuh gak dibalikin
itu worst casenya paling buruknya gitu. Semakin tinggi
bunga yang kita dapat seharusnya… Resiko gagal bayarnya juga makin gede. P2P Lending ini kan bentuknya pinjaman secara garis besar dia terbagi jadi dua Pinjaman yang konsumtif
dan pinjaman yang produktif. Kalo konsumtif itu artinya dia pinjam untuk
sesuatu yang gak ngehasilin uang lagi. Kaya dia beliin mainan anak
atau untuk makan-makan. Sedangkan kalau produktif itu kebalikannya Dia pinjam untuk sesuatu
yang ngehasilin uang lagi. Kaya untuk bisnis atau hal sejenisnya. Kalau aku, kalau dia udah hutang konsumtif… aku pasti skip berapapun returnnya. contoh P2P yang konsumtif itu… AsetKu, EazyCash, UangMe dan yang lainnya. Pinjaman produktif juga
terbagi jadi beberapa jenis ada Invoice Financing,
Merchant Financing dan Business Loan.
Kalau aku pribadi paling suka yang
invoice financing karena menurut aku… Supply sama demandnya
udah lumayan clear, jelas jadi… Lebih rendah juga resikonya. Buat temen-temen yang belum
familiar dengan invoice financing Aku saranin buat nonton
video P2P Lending aku yang pertama disini Contoh P2P yang produktif itu ada… Investree, Akseleran, KoinWorks, Tanifund ada juga yang versi
syariahnya kaya Amartha dan Alami Ini aku coba kasih lihat
tabel perbandingan diantara mereka ada yang punya fitur asuransi
ada juga yang punya fitur auto lending beda-beda lah masing-masing. Tapi di series
Mendanai P2P Lending dari 0 ini… Aku akan coba praktek pakai aplikasi Investree salah satu yang aku
paling banyak taruh uang aku dan udah aku pake dari lama. Aku pernah juga bikin video yang
sebelumnya di sini dan di sini. Tapi walaupun aku
taruh paling banyak dan… paling lama disini… menurut aku Investree itu
salah satu yang paling lama improvementnya kalo untuk orang yang cari gampang tuh
dia gak gampang-gampang banget sebenernya.
Banyak bug juga tapi aku udah nyaman aja sih Aku perlu tekanin juga kalau
video ini tidak di sponsori oleh siapapun semua video yang aku bikin tentang
investree tidak pernah di sponsori oleh mereka. This is my honest review and I say that… I like, aku pake dan taruh banyak disitu… cuma menurut aku improvementnya
tuh paling lama dan kurang lah actually… Di platform ini. Langkah yang paling pertama… kita download dan
buka account dulu di Investree. Tapi kekurangannya adalah kita butuh NPWP. Dan gak semua orang punya NPWP kan. Buat kalian yang gak punya
kalian bisa coba di Akseleran atau Alami. Step kedua setelah kita buka account… kita harus depositkan sejumlah uang
biar kita bisa beri pinjaman ke borrower. di cash in hand ini klik yang di atas terus klik tambah dana terus pilih nih kalian mau yang mana
mobile banking atau internet banking.
Coba pilih ATM gitu ya… Nah ini kita udah ada virtual account
yang dibikinin khusus untuk nama kita Jadi Investree ini kerjasama
sama CIMB Niaga dan juga Danamon Jadi kalau kita mau transfer… Tentunya buat kita yang
pakai BCA atau Mandiri terpaksa… harus kena biaya transfer antar bank. Kemudian step yang ketiga… kalau misalnya uangnya udah masuk nih
kita udah bisa ready langsung Kasih pinjaman pertama. Sekarang kalau di investree ini
pinjamannya tuh sering habis. Terus pinjaman yang
tersedia itu kadang gak banyak Kalau ada pun kadang kurang berkualitas karena yang bagus udah habis. Beberapa tips buat kalian dalam memilih pinjaman… Pertama paling penting tuh track recordnya. Kita bisa lihat di bagian sini, di bagian performa kita lihat dia tuh udah
berapa kali sih raise pinjaman? Minjem tuh udah berapa kali… Berapa kali dia tepat waktu
atau dipercepat nih bayarnya. Semakin banyak semakin baik
kalau bisa udah puluhan kali karena… Menurut aku yah
rating yang dia tulis A, B, C itu tuh… gak terlalu menentukan. Jadi aku lihatnya dari track record. Kemudian yang kedua pilh Payornya. Ini tuh in a way, orang yang
bakal bayar kita nantinya.

Kalo aku pribadi aku pilih
dari perusahaan yang besar. dan yang gak bermasalah contohnya seperti… Perbankan, FMCG,
kelapa sawit juga lagi bagus atau… teknologi dan telekomunikasi. Kalau di Investree ini payor
yang paling aku paling suka… Itu ada IES, OBII, SIIP, BJI. Itu beberapa dari yang aku sering danai… dan itu nama kode-kode perusahaan. Kalo disini ada dari kalian yang
sering mendanai juga di Investree Boleh nih tulis di komen apa
kode perusahaan yang sering kalian danai dan gimana performancenya? Kemudian jangan lupa juga untuk diversifikasi uang kita ke beberapa perusahaan dan pinjaman. Jadi kalo misal kita taruh 10 juta gitu ya… jangan 10 jutanya kita
taruh ke 1 perusahaan aja gitu Bagi ke beberapa biar
resikonya tersebar rata.
Kemudian step yang keempat,
kita tinggal tunggu aja nih… pinjamannya lunas dan nanti
di transfer balik ke rekening kita Beserta dengan bunganya. Ya jadi itu langkah-langkah untuk
menandai P2P lending dari 0 sesimpel itu. Menurut aku yah dari semua aset
dari reksadana, saham, crypto. Menurut aku P2P ini salah satu
yang paling gampang gitu… Terus kaya aku milih-milih pinjamannya… karena udah sering kan
terus ngulang-ngulang jadi cepet. Paling yang agak ribet itu kita
mesti standby untuk pinjaman yang bagus. Karena di Investree ini
belum ada fitur auto lending. Tapi, kalian juga mesti inget kalau P2P
Lending ini juga ada resiko gagal bayar. Aku pernah ceritain tentang gagal bayar pertamaku di Investree, di video yang ini. Untungnya mereka tuh ada
asuransi yang cover 90% dari… uang yang belum dibayar. Dari situ aku belajar kalo penting untuk
pilih P2P yang punya fitur asuransi. Oiya kalian juga harus tau… Kalau investasi atau mendanai P2P Lending
itu gak liquid atau gak mudah dicairkan.
Jadi kita gak bisa tarik uangnya kapanpun kita mau. Tapi kita harus tunggu
pinjeman kita itu udah dilunasi… dan udah di transfer ke rekening lender kita. Overall, sebagai perempuan… lumayan suka sih P2P Lending
yang kasih return pasti… dan lumayan 16-20% pertahun. Cukup sih buat aku untuk
taruh uang yang lumayan gede disini. Nah, kalau kamu sendiri gimana? Suka yang pasti-pasti atau
tipe yang go big or go home. Kaya saham dan Crypto. Dan kalo kamu ada tips memilih
borrower yang anti gagal bayar Boleh deh coba tulis di komen yah! Thank you for watching
semoga bermanfaat video ini.
dan see you di video yang lain! bye-bye!.